Kamis, 12 November 2009

Pembunuh Berbahaya Itu Bernama Rokok

XI IPA 1 - 25 Tasia

Jenis Buku: Pengetahuan
Judul Buku: Pembunuh Berbahaya Itu Bernama Rokok
Pengarang: Muhammad Jaya
Penerbit: Riz’ma
Tahun terbit: 2009
Jumlah halaman: 140 halaman

Resensi buku:
Sesuai dengan judulnya, buku ini mengambil tema tentang bahaya merokok. Mungkin selama ini kita hanya sekedar mengatahui bahwa rokok itu tidak baik, rokok itu berbahaya, rokok itu tidak sehat, dan sebagainya. Tetapi, dengan membaca buku ini, saya dapat mengetahui seluk-beluk mengenai rokok dan alasan-alasan mengapa benda ini disebut “pembunuh”.
Buku ini memuat tentang:
• Asal usul rokok
• Jenis-jenis rokok
• Sekilas sejarah rokok Indonesia
• Efek bahaya asap rokok bagi kesehatan tubuh manusia
• Racun pada rokok
• Bahaya merokok bagi kesehatan
• Rokok dan zat yang dikandungnya
• Perokok pasif
• Rokok penyebab kanker
• Cara-cara menghilangkan kebiasaan merokok
• Masalah hukum dan fatwa haram merokok
Perlu diketahui, rokok mengandung lebih dari 4000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan terdiri dari komponen gas (85%) dan partikel. Nikotin, gas karbon monoksida, nitrogen oksida, hydrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethane, benzene, metahonl, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol, dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida. Tar adalah kumpulan dari beribu-ribu bahan kimia komponen padat asap rokok dan merupakan substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Tar bersifat karsinogen. Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah dan membuat darah tidak mampu mengikat oksigen. Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Bersifat karsinogen dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan. Sebatang rokok menghasilkan timah hitam (Pb) sebanyak 0,5 ug.
Keunggulan buku ini terlihat pada covernya yang sangat kreatif. Yaitu dengan cover yang menggambarkan sebuah bungkusan rokok, kemudian tertulis judul dari buku ini. Setelah melihat covernya, saya kemudian membaca buku ini dan menemukan hal-hal yang sebelumnya tidak saya ketahui tetapi dengan membaca buku ini saya menjadi tahu dan mengerti. Misalnya seperti perbedaan rokok sigaret dan cerutu. Sigaret adalah rokok yang bahan pembungkusnya berupa kertas, sedangkan cerutu adalah rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau.
Keunggulan lain dari buku ini adalah bahwa pengarang mencantumkan berbagai contoh konkret dalam kehidupan nyata. Hal ini dapat terlihat dengan hasil penelitian atau berita fakta mengenai rokok yang membahayakan perokok pasif. Ia memberikan sebuah cerita tentang Dana Reeve, mantan istri pemeran film Superman, mendiang Christopher Reeve, yang mati muda. Usianya 44 tahun saat itu dan ia terserang kanker paru-paru. Ia tidak merokok, tetapi ia sering tampil di klub malam yang penuh dengan perokok. Tercantumkan pula, kutipan-kutipan dari sumber-sumber terpecaya mengenai seberapa berbahayanya rokok bagi tubuh kita.
Buku ini juga menguak tentang hukum haram merokok menurut ajaran agama Islam yang kini sering menjadi pro dan kontra mengapa selama ini rokok diharamkan oleh MUI. Selain mendapat pengetahuan tentang seluk-beluk rokok, unsur-unsur kimia yang berbahaya dalam rokok, dan akibat merokok, buku ini juga memberikan solusi bagaimana berhenti atau mengurangi merokok yang menurut saya ini sangat bagus karena yang membaca ini bisa semua orang termasuk perokok tersebut sehingga jika perokok membaca buku ini, ia pun bisa tergerak untuk berhenti merokok.
Dalam setiap buku, pasti terdapat keunggulan dan kekurangannya. Selain keunggulan yang saya sebutkan diatas, terdapat kekurangan yang terdapat dalam buku ini. Terdapat beberapa kesalahan menulis dan ilustrasi yang digambarkan pada buku ini kurang menarik, sehingga kita para pembaca mungkin akan kurang tertarik untuk membacanya.
Dengan membaca buku ini pula, saya dapat mempelajari apa yang sudah saya pelajari dalam pelajaran Kimia. Pelajaran Kimia yang saya dapatkan di sekolah ternyata sangat banyak digunakan dalam produk-produk yang kita jumpai sehari-hari. Dan efek-efek dari zat-zat kimia tersebut dapat membahayakan bagi kita. Maka dari itu, kita harus lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi produk yang mengandung zat-zat kimia yang berbahaya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar